Kamis, 08 September 2016

Pengertian Fiber Optik

kabel fiber optik
kabel fiber optic
Pengertian Fiber Optik adalah sebuah Teknologi kabel yang menggunakan benang (serat) kaca atau plastik) mengirimkan data. Kabel Fiber optic terdiri dari seikat benang kaca, yang masing-masing mampu mentransmisi pesan modulasi ke gelombang cahaya. serat  kaca  biasanya memiliki diameter sekitar 120 mikrometer dengan yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain hingga jarak 50km tanpa menggunakan repeater. Sinyal-sinyal gelombang dapat berupa pengkodean komunikasi suara atau data komputer.
Komunikasi Fiber optic tergantung pada prinsip cahaya pada medium kaca dapat Dapat membawa informasi lebih banyak dan jarak yang jauh dibanding sinyal listrik yang dibawa oleh media tembaga atau koaksial. Kemurnian serat kaca digabungkan  dengan sistem elektronik yang maju memungkinkan serat terlebih mengirimkan sinyal cahaya digital  melampaui jarak 100 km tanpa alat penguat. Fiber optik merupakan media transmisi yang ideal dengan sedikit transmisi loss, gangguan rendah dan potensi bandwidth yang tinggi.

Prinsip Kerja Fiber Optik

Struktur Fiber optic terdiri dari beberapa susunan yaitu Cladding, Core, dan Buffer Coating. Core atau inti merupakan serat kaca yang tipis menjadi media cahaya berjalan, sehingga pengiriman cahaya dapat dilakukan. Cladding merupakan lapisan luar yang melindungi Inti dan memantulkan kembali cahaya yang terpancar keluar kembali ke dalam inti. Sedangkan Buffer Coating adalah selubung plastik yang bertujuan melindungi serat dari kerusakan yang diakibatkan dari lengkungan kabel dan gangguan luar misalnya kelembaban.
Prinsip kerja Fiber optik tergantung pada prinsip jumlah refleksi internal. Refleksi cahaya atau dibiaskan berdasarkan sudut yang menyerang permukaan. Prinsip ini berpusat pada cara kerja serat optik Membatasi sudut di mana gelombang cahaya dikirim memungkinkan untuk mengontrol secara efisien sampai ketujian. Gelombang cahaya ditutupi dengan inti dari fiber optik, dalam hal yang sama bahwa frekuensi sinyal radio ditutupi dengan coaxial cable.Gelombang cahaya diarahkan ke ujung serat dengan direfleksikan di dalam inti. Kabel Fiber optik biasanya diaplikasikan pada infrastruktur jaringan telekomunikasi misalnya pada jaringan telepon dan jaringan komputer.
kabel fiber optic
kabel fiber optic single dan multi mode

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik

Ada dua jenis Kabel Fiber Optic:

  • single-mode
  • multimode.
Kabel Fiber optik multimode adalah tipe yang digunakan untuk tujuan komersial. inti lebih besar dari serat single-mode memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat secara bersamaan. Selain itu diameter multimode memiliki serat  inti  lebih besar (diameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nm)
Kabel Fiber optik  Single mode memiliki  inti yang lebih kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nm) yang memungkinkan hanya satu mode menyebarkan cahaya  melalui inti pada suatu waktu. serat Single mode dikembangkan untuk mempertahankan integritas data spasial dan spektrum dari masing-masing sinyal optik jarak yang lebih jauh, mengizinkan informasi akan disampaikan lebih lanjut. Baca Kabel Jaringan Komputer.
Ukuran Serat Optik
Standar  yang umum digunakan untuk cladding atau selubung luar kabel fiber optik single mode  adalah 125 mikron untuk kaca,  dan 245 mikron untuk lapisan. Standar ini sangat penting kuntuk menyediakan jaminan Kompabilitas konektor, splices dan alat-alat yang digunakan di seluruh industri.
Standar serat single-mode dikembangkan dengan inti yang kecil dengan kuran diameter sekitar 8-10 mikron. Fiber optik MultiMode menggunakan ukuran diameter inti dari 50 sampai 62,5 mikron
Kelebihan Dan Kekurangan Fiber Optik
Ada beberapa kelebihan Fiber optik antara lain:
  • Kapasitas (bandwidth) yang besar dalam mentransmisi informasi yang ada memiliki kecepatan yang tinggi, hingga mencapai beberapa gigabit/detik.
  • Sinyal degradasi lebih kecil,tidak terpengaruh pada gelombang elektromagnetik dan frekuensi radio Karena terbuat dari kaca dan plastik murni.
  • Ukurannya kecil, ringan, Lebih tipis dan Fleksibel.: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga sehingga memudahkan suplai dan pemasangan.
  • Murah jika membandingkannya dengan banyaknya daya transmisi dari kabel tembaga Kapasitas lebih besar
  • Serat optik aman, Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.
Kekurangan Fiber Optik
Dari sekian banya kelebihan yang ditawarkan penggunaan kabel fiber optic juga memiliki kekurangan antara lain harga yang relatif mahal dalam hal penyambungan, karena memerlukan alat khusus dan memerlukan keahlian dan ketelitian dalam penyambungan kabel fiber optik.

Rabu, 31 Agustus 2016

Topologi Hierarki

PENGERTIAN
Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk (host) yang diswitchungkan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.
KELEBIHAN
  • ·         Data terpusat secara hirarki sehingga manajeman data lebih baik dan mudah
  • ·         terkontrol; Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas;
KEKURANGAN
  • ·         Komputer di bawahnya tidak dapat dioprasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus;
  • ·         Dapat terjadi tabrakan file (collision)

Jumat, 26 Agustus 2016

Ringkasan materi topologi star dan extended star

Ringkasan Materi Topology Star and Extended Star Topologi Star  Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing- masing workstation di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich. Intinya topologi ini mengunakan Hub/Switch untuk menghubungkan dari komputer satu ke komputer yang lain. Hub/ Switch berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dari kopmputer dan meneruskan ke semua komputer yang terhubung dengan Hub/Swich tersebut. Topologi jaringan Star termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah. Karakteristik Topologi Star Berikut beberapa karakteristik yang terdapat pada Topologi Star : Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi. Muda di kembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsug terhubung ke central node. Jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa menggangu jaringan lain. Dapat di gunakan Kabel Lower karena hanya meng-handle satu trafik node dan biasannya mengunakan kabel UTP. Kelebihan Topologi Star Berikut kelebihan-kebebihan yang ada pada Topologi Star : Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut. Tingkat keamanan termasuk tinggi. Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk. Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah. Akses Kontrol terpusat. Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan. Paling fleksibel. Kesimpulan : bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka Bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan menambah atau meningkatkan kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan sengan server, dan jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kekurangan Topologi Star Dimana ada Kelebihan pasti terdapat kekurangannya, berikut apa saja kekurangan dari penggunaan Topologi Star : Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti. Boros dalam pemakaian kabel. HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat. Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down. Jaringan tergantung pada terminal pusat. Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat. Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring. Kesimpulan : Kebutuhan kabel yuang lebih banyak dibandingkan dengan Topologi yang lain. Karena setiap workstation harus memiliki kabel tersendiri untuk terhubung dengan Hub/Switch dan juga membutuhkan penanganan secara khusus. Topologi Extended Star  Topologi Extended Star bisa didefinisikan adalah gabungan dari beberapa Topologi Star. Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu : Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node berkomunikasi dengan central node. traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi. Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung. Kelebihan Topologi Extended Star Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus Kekurangan Topologi Extended Star • Tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.

Kamis, 18 Agustus 2016

Pertanyaan tentang topologi bush dan ring

apa yang dimaksud dengan node ? 2.apa yang dimaksud dengan token dalam topologi ring? 3.apa saja problem-problem yang terdapat pada topologi ring? 4.apakah yang dimaksud dengan jaringan FDDI? 5.bagaimana penanganan pengisolian kerusakan pada jaringan dengan topologi bus dan pengaruhnya terhadap topologi tersebut? 6.diskribusikan akses protokol dalam topologi bus? 7.sebutkan jenis kabel yang ada pada topologi bus,jelaskan JAWABAN: 1.Node adalah salah satu titik sambungan ,titik redistribusi,atau titik akhir komunikasi (beberapa terminal peralatan).denifisi node tergantung pada jaringan dan protokol lapisan tersebut.sebuah node jaringan fisik adalah aktif perangkat elektronik yang terpasang ke jaringan dan mampu membuat,menerima,atau mengirimkan informasi melalui saluran komunikasi .2.Token ring adalah sebuah arsitektur baseband yang menggunakan sinyal digital.dalam cara itu,hal tersebut menyerupai Ethernet,tetapi proses komunikasinya cukup berbeda pada banyak aspek.Token ring merupakan suatu topologi aktif seperti sinyal berjalan mengitari lingkaran ke tiap kartu jaringan. 3.-kegagalan suatu terminal/repeater akan memutuskan komunikasi ke semua terminal. -Pemasangan terminal baru menyebabkan gangguan terhadap jaringan,terminal baru harus mengenal dan dihubungkan dengan kedua terminal tetangganya. -jIka salah salah satu segmen kabel terputus maka seluruh jaringan akan terhenti 4.FDDI (fiber distributed data interface) adalah jaringan menggunakan kabel serat optic dengan kapasitas sampai 100Mbps,FDDI kebanyakan digunakan sebagai teknologi backbone kecepatan tinggi oleh karena dukungannya untuk penyediaan bandwidth yang lebih besar dari pada kabel tembaga biasa. 5.a). penanganan pengisolian kerusakan pada jaringan dengan topologi bus dilakukan dengan step-by-step,maksudnya dilakukan pengecekan satu persatu karena jaringan topologi bus lebih rumit apabila terjadi jaringan yang down. b). pengaruhnya terhadap topologi bus adalah terjadinya kerusakan atau permasalahan, seluruh jaringan akan lumpuh total atau tidak dapat berfungsi sama sekali. 6. akses protokol dalam topologi bus adalah(DAP=distribution access protocol) yang merupakan sumber utama mengenai stasiun mana yang akan mengirimkan informasi pertama kali di dalam sebuah jaringan. 7.a).kabel coaxial merupakan jaringan dengan biaya rendah,tetapi jangkauannya sangat terbatas. b).kabei unshielded twisted pair(UTP) merupakan sepasang kabel yang di twist atau dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua,empat, atau lebih pasangan kabel. c).kabel shielded twisted(STP)secara fisik,kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar.dimulai dari konsruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil yang khusus di rancang untuk mengurangi gangguan elektrik. d).kabel serat optik(fiber optic)merupakan kabel jaringan yang jarang di gunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas.

Sabtu, 13 Agustus 2016

Topologi Jaringan Komputer Teknologi Jaringan Perangkat Jaringan Komputer Protokol Jaringan Komputer Jaringan Internet JARNET Teknologi Modem Belajar HTML TIK/TKJ Teknologi Komputer Sistem Operasi Teknologi Jaringan Perangkat Jaringan Komputer Perangkat Keras Komputer Protokol Jaringan Komputer Artikel & Modul Jaringan Komputer Jaringan Komputer Jaringan Internet Trouble shooting SAINS Filsafat Ilmu Pengetahuan Dan Filsafat Ilmu Kesehatan Economic & Management SERBANEKA Life Style Review Product NETWORKING YOU ARE HERE: HOME / JARINGAN KOMPUTER / PENGERTIAN TOPOLOGI STAR & KELEBIHAN DAN KEKURANGAN TOPOLOGI BINTANG Pengertian Topologi Star & Kelebihan Dan Kekurangan Topologi Bintang . topologi star-topologi bintang Artikel pendek ini membahas pengertian topologi star atau dikenal dengan topologi bintang dan evaluasi mengenai kelebihan topologi star dan kekurangan dari topologi tersebut, agar dapat mengetahui atau memutuskan perencanaan bentuk susunan geometrik jaringan komputer. Seperti yang pernah di jelaskan dalam artikel topologi jaringan komputer, istilah ‘topologi jaringan’ mengacu pada pola tata letak elemen interkoneksi berbagai jaringan komputer – termasuk node, link, dll Konsep topologi jaringan lebih lanjut dikelompokkan menjadi dua jenis – topologi fisik (yang mengacu pada desain fisik jaringan) dan topologi logis (yang mengacu pada bagaimana data sebenarnya ditransfer dalam jaringan). Hal yang penting untuk diketahui adalah mengetahui keuntungan dan kelemahan dari setiap jenis topologi jaringan komputer. Sebelum beralih ke rincian keuntungan dan kerugian topologi star, dapat dilalui beberapa fakta dasar tentang konsep tersebut. Pengertian Topologi Star? Topologi fisik diklasifikasikan ke dalam enam jenis yang berbeda – yaitu jaringan point-to-point, jaringan ring, jaringan mesh, jaringan bus, jaringan tree (pohon) dan jaringan star (bintang). Dari keenam bentuk jaringan tersebuat, jaringan bintang adalah salah satu dari topologi jaringan yang paling populer. Pengertian Topologi star, dapat simpulkan dari ilustrasi berikut : topologi star mengacu pada jaringan dimana semua node yang terhubung secara individual untuk satu hub umum. topologi jaringan dimana stasiun transmisi yang terhubung sedemikian rupa ke simpul pusat didesain menyerupai bentuk bintang. Pada dasarnya, desain topologi bintang sangat mirip dengan sebuah roda sepeda dengan jari-jari yang memancar dari pusat. Dalam tipe jaringan ini, pertukaran data hanya dapat dilakukan secara tidak langsung melalui simpul pusat ke semua node lainnya yang terhubung. Intinya, Pengertian Topologi Star atau sering disebut dengan topologi bintang adalah bentuk jaringan, atau tata letak jaringan dimana semua perangkat berputar di sekitar hub pusat. Semua komputer dalam topologi star terhubung ke perangkat sentral seperti hub, switch atau router. Komputer di jaringan yang biasanya dihubungkan dengan hub, router atau switch dengan 1.527 Twisted Pair (UTP) atau kabel shielded Twisted Pair (STP). Topologi jaringan model bintang ini seperti halnya anda menarik satu kabel dari setiap komputer menuju pada pusat kosentrasi seperti Switch. Switch menangani Switching traffic keluar ke node lainnya dalam satu jaringan.

Topologi extended star

TOPOLOGI EXTENDED STAR  topologi extended star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star, yaitu sebagai berikut : tidak dapat digunakan kabel yang "lower grade" karena hanya menangani satu traffic node digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung. keunggulannya adalah jika satu kabel subnode terputus, maka subnode yang lainnya tidak terganggu. setiap node berkomunikasi langsung dengan subnode.

Jumat, 12 Agustus 2016

Topologi jaringan ring dan bush

Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Dan setiap macam topologi jaringan komputer akan berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, biaya pembuatan, serta kemudahan dalam proses maintenance nya. Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputer memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. ada banyak macam topologi seperti topologi ring, star, bus, mesh, dan tree yang akan dibahas di blog belajar komputer ini. Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer 1. Topologi Ring Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.  Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya. Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error. 2. Topologi Bus Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.  Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan. Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.